Straight Edge

Straight Edge

LIRIK

Rabu, 25 Mei 2011

ETIKA SEORANG HACKER DAN CRACKER

        Di dalam dunia hacker mempunyai strata / tingkatan / level yang diberikan oleh komunitas hacker kepada seseorang karena kelayakkannya, bukan karena umur atau senioritasnya.

        Proses memperoleh pengakuan di antara sesama hacker tidak lepas dari etika & aturan dunia hackers underground. Etika ini yang akhirnya akan membedaakan antara hacker & cracker, maupun hacker kelas rendahan seperti Lamer & Script Kiddies. Salah satu etika yang berhasil di formulasikan dengan baik ada di buku Hackers: Heroes of the Computer Revolution, yang ditulis oleh Steven Levy pada tahun 1984, ada enam (10) etika yang perlu di pahami dan di mahirkan oleh seorang hacker

1. Mampu mengakses komputer dengan tidak terbatas dan secara total.
2. Semua informasi haruslah FREE.
3. Tidak percaya pada authority, artinya memperluas desentralisasi.
4. Tidak memakai identiti palsu, seperti nama samaran, umur, posisi
5. Mampu membuat seni keindahan dalam komputer.
6. Komputer dapat mengubah hidup menjadi lebih baik.
7. Pekerjaan yang di lakukan semata-mata demi kebenaran informasi yang harus disebar luaskan.
8. Memegang teguh komitmen tidak membela dominasi ekonomi industri software tertentu.
9. Hacking adalah senjata majoriti dalam perang melawan pelanggaran batas teknologi komputer.
10. Baik Hacking maupun Phreaking adalah satu-satunya jalan lain untuk menyebarkan informasi pada massa mengenai sesuatu perkara.
" Hal ini perlu di tanamkan pada setiap praktisi IT khusus nya yang ingin menjadi hacker "

Peraturan Hacker

Gambaran umum aturan yang perlu di ikuti oleh seorang hacker iaitu:
· Di atas segalanya, hormati pengetahuan & kebebasan informasi yang diperoleh.
· Memberitahukan sistem administrator akan adanya pelanggaran keamanan / lubang di keamanan yang anda lihat.
· Jangan mengambil keuntungan dari suatu bentuk hacking
· Tidak menerbitkan & mengoleksi software bajakan.selalu memakai software asli
· Selalu mengetahui kemampuan sendiri.dan jangan ceroboh dalam bertindak
· Selalu bersedia untuk secara terbuka / bebas / percuma memberitahukan & mengajarkan berbagai informasi & faedah yang diperoleh.
· Jangan pernah meng-hack sebuah sistem untuk mencuri uang/mengambil yang bukan milik nya
· Jangan pernah memberikan akses kepada seseorang yang akan membuat kerusakan.
· Jangan pernah secara sengaja menghapus & merusak file di komputer yang dihack.
· Hormati mesin yang di hack, dan memperlakukan ia seperti mesin sendiri.
Hacker sejati akan selalu bertindak berlandaskan kode etika dan peraturan sedang cracker tidak mempunyai kode etika ataupun peraturan karena seorang cracker sifatnya lebih merusak.


Perbedaan Hacker dan Cracker


A. Hacker

1.Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem
Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba untuk menguji halaman Yahoo! dipastikan isi halaman tersebut tak akan berantakan dan mengganggu halaman yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna.
2.Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
3. Seorang Hacker tidak takut memberi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.


b. Cracker

1. Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusakkan dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagai contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, , Pecerobohan Sistem Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.
2. Boleh berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
3. Mempunyai halaman internet dan channel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang boleh mengaksesnya.
4. Mempunyai IP yang tidak boleh diakses dari luar
5. Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian hacking ke halaman internet dan mengubah segala isinya menjadi berantakan. Sebagai contoh : Yahoo! pernah mengalami kejadian seperti ini sehingga tidak boleh diakses dalam waktu yang lama, kasus  situs polri yang paling hangat pada bulan lalu.


Dua Jenis Kegiatan Hacking


1. Social Hacking, yang perlu diketahui : informasi tentang sistem apa yang dipergunakan oleh server, siapa pemilik server, siapa Admin yang mengelolai server, koneksi yang dipergunakan jenis apa & bagaimana server itu tersambung ke internet, mempergunakan koneksi tersebut & informasi apa saja yang disediakan oleh server tersebut, apakah server tersebut juga tersambung dengan LAN di sebuah organisasi dan informasi lainnya.
2. Technical Hacking, merupakan tindakan teknik untuk melakukan pencerobohan ke dalam sistem, baik dengan alat bantu (tool) atau dengan mempergunakan kemudahan sistem itu sendiri yang dipergunakan untuk menyerang kelemahan (lubang keamanan) yang terdapat dalam sistem atau service. Inti dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan akses penuh ke dalam sistem dengan cara apapun dan bagaimana pun.


Contoh Kasus Hacker


1. Pada tahun 1983, pertama kalinya FBI menangkap kelompok penjelajah komputer The 414s(414 merupakan kode area lokal mereka) yang bermarkas di Milwaukee AS. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut melakukan pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanser Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan pembelaan kerena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku yang lain mendapatkan hukuman semasa percobaan.


2. Digigumi (Grup Digital) adalah sebuah kelompok yang mengkhususkan diri bergerak dalam bidang game dan komputer dengan menggunakan teknik-teknik hexadecimal untuk mengubah teks yang terdapat di dalam game. Contohnya : game Chrono Trigger berbahasa Inggeris dapat diubah menjadi bahasa Indonesia. Oleh karena itu, status Digigumi adalah hacker, namun bukan sebagai perusak.


3. Pada hari Sabtu, 17 April 2004, Dani Firmansyah, konsultan Teknologi Informasi (TI) PT Danareksa di Jakarta berhasil menerobos situs web milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) di http://tnp.kpu.go.id dan mengubah nama-nama partai di dalamnya menjadi nama-nama “unik”, seperti Parti Kolor Ijo, Parti Mbah Jambon, Parti Jambu, dan lain-lain. Dani menggunakan teknik SQL Injection (pada dasarnya teknik tersebut adalah dengan cara membuat string atau perintah tertentu di address bar browser) untuk menerobos halaman situs KPU. Kemudian Dani tertangkap pada hari Kamis, 22 April 2004.


Akibat yang Ditimbulkan oleh Hacker dan Cracker


Hacker : membuat teknologi internet semakin maju kerana hacker menggunakan kepakarannya dalam bidang komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem komputer ataupun dalam software, membuat kecerobohan bekerja seorang administrator kembali hidup kerana hacker membantu administrator untuk memperkuatkan jaringan mereka.
Cracker : merusak dan melumpuhkan keseluruhan sistem komputer, sehingga data-data pengguna jaringan rusak, hilang, ataupun berubah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar